11.
Apa yang dimaksud dengan bisnis ?
Bisnis adalah
suatu usaha yang dikerjakan perseorangan ataupun berkelompok dimana didalam
usaha tersebut mempertemukan penjual dan pembeli yang saling berinteraksi
secara langsung ataupun tidak. Bisnis ini dijalankan untuk mendapatkan suatu
keuntungan atau laba. Dan kadang-kadang mengalami kerugian yang terjadi jika
tidak dapat menjalankan bisnis tersebut dengan baik dan terencana.
Dalam ilmu ekonomi
bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen
atau bisnis lainnya untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari
bahasa inggris bussines, dari kata dasar busy yang berarti ‘sibuk’ dalam
konteks individu, komunitas ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan
aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi
kapasitas, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta. Bisnis di
bentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya.
Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatlkan imbalan sesuai dengan
waktu, usaha atau capital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis
mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan
meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan
sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah,
masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi,
bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan
pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata ‘bisnis’ sendiri memiliki tiga
penggunaan, tergantung skupnya – penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk
pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis dan ekonomis yang
bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat
merujuk pada sector pasar tertentu, misalnya ‘bisnis pertelevisian.’ Penggunaan
yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas
penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian definisi ‘bisnis’ yang tepat masih
menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
http://herina-br.blogspot.com/2011/10/pengertian-bisnis-menurut-para-ahli.html
http://herina-br.blogspot.com/2011/10/pengertian-bisnis-menurut-para-ahli.html
22.
Sebutkan dan jelaskan
faktor-faktor apa saja yang mempengaruh iklim bisnis di Indonesia ?
Iklim bisnis di Indonesia di pengaruhi oleh
beberapa faktor, diantaranya adalah :
1.
Faktor modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang
diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
2.
Faktor SDM (sumber daya manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak
keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas
tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing
yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.
3.
Faktor ketepatan produk atau kecocokan produk
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok
adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan kensumen serta
harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus
bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan
tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar
mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga
yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan
biaya yang telah dikeluarkannya. Mereka juga harus memperhatikan harga
pesaingnya. Konsumen tentu akan memilih produk yang harganya terjangkau namun
dengan tetap mempertimbangkan kualitas produk yang akan mereka konsumsi. Oleh
karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan kualitas barang
yang diproduksinya.
4.
Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim
bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada
perubahan. Kebutuhan dan keinginan
masyarakat bermacam-macam dan selalu
berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan
lingkungan masyarakat.
5.
Faktor persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang bersaing
untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntuigan yang
maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk
dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.
6.
Faktor teknologi
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia.
Semakin maju teknologi yang di gunakan, semakin berkembang pula bisnis
yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor
lainnya.
7.
Faktor alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tetntu kegiatan bisnispun dapat
terganggu. Misalnya adanya bencanabanjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh
karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus
bersahabat dengan lingkungan serta jangan merusaknya.
8.
Faktor jenis bisnis
Faktor ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di
Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa
yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita
memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya bisnis di
bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita
peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.
9.
Faktor kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia.
Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkam peluang bagi bisnis kita
dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. Misalnya kebijakan dalam
menetapkan pajak.
10.
Faktor kondisi Negara
Kondisi Negara yang di maksud dapat berupa kondisi perekonomian, social
politik maupun partahanan dan keamanan Negara. Kondisi Negara yang tidak
menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Misalnya saat terjadi inflasi.
Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
http://bungaikasari.blogspot.com/2012/10/faktor-yang-mempengaruhi-iklim-bisnis.html
33.
Seberapa besar bisnis
tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari-hari ?
Jika ditanya “seberapa
besar bisnis berpengaruh dalam kehidupan saya ?” jawabannya pasti sangatlah
besar pengaruhnya bukan hanya pada diri saya tetapi juga pada diri orang lain.
Kata bisnis tentu sudah sangat kita kenal karena dimanapun kita berada pasti
kita melihat bentuk-bentuk dari bisnis. Bisnis tentu saja sudah lama terjadi,
proses berbisnis yaitu jual-beli. Dalam kehidupan sehari-hari sudah dapat di
pastikan kita pasti mengalami proses jual bali tersebut. Bisa saja n kita
menjadi si pembeli ataupun si penjual. Contoh jual beli dalam kehidupan banyak
sekali ditemukan dimana saja seperti pasar, supermarket, took, mall, warung dan
sebagainya. Didalam kehidupan bisnis sangat penting adanya baik dalam bidang
ekonomi, bidang social, bidang budaya dan lain-lain.
Di masyarakat, bisnis mempunyai
paranan penting karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat
memenuhi setiap kebutuhan, keinginan, dari konsumen yang beraneka ragam,
sehingga masyarakat atau kensumen merasa terpuaskan. Dalam bidang ekonomi,
bisnis dilakukan untuk mendapatkan uang (hal yang terpenting dalam kehidupan
berbisnis). Seperti halnya suatu perusahaan yang melalukan kegiatan produksi,
kemudian distribusi lalu kegiatan pemasaran yang berkinerja dengan baik dan
melayani para konsumen sehingga konsumen terpuaskan, pasti suatu perusahaan itu
akan mendapatkan sebuah keuntungan dan usaha terus berkembang pesat seperti
yang diharapkan. Dengan begitu kebutuhan konsumen terpenuhi dan kebutuhan
produsenpun terpenuhi juga.
Dalam bidang budaya , bisnis juga dapat dilakukan untuk
melestarikan budaya kita dari setiap daerah maupun Negara. Contohnya saja
misalnya batik. Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah
mendunia yang wajib kita lestarikan. Dengan begitu cara yang harus kita pakai
dalam melestarikan batik tersebut adalah membuat pakaian batik, tetapi sekarang
batik bukan hanya berupa pakaian melainkan banyak barang yang dapat diberikan
sentuhan batik misalnya tas ataupun sepatu. Maka dari itu bisnis juga
memerlukan adanya kreatifitas dalam persaingan berbisnis. Semakin kreatif
barang yang kita buat, semakin banyak keuntungan yang kita bisa dapatkan dari
bisnis ini selain bisa melestarikan budaya, bisa juga mendapatkan uang yang
dapat memenuhi kebutuhan hidup kita.
Dalam bidang social
bisnis dilakukan agar kita bisa menjalin interaksi dari manusia satu kemanusia lainnya
dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan berbisnis.
Bisnis tidak pernah diam. Orang yang
berbisnis harus selalu dinamis, inisiatif, dan kreatif. Semua orang tertarik
untuk mengetahui dan terlibat dalam kehidupan berbisnis.dan menurut saya jika
tidak adanya bisnis dalam kehidupan maka kehidupan kita tidak akan berjalan
dengan semestinya.
http://claudiachristi.blogspot.com/2012/10/pengaruh-bisnis-terhadap-kehidupan.html
http://claudiachristi.blogspot.com/2012/10/pengaruh-bisnis-terhadap-kehidupan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar