Jumat, 25 Oktober 2013

Tugas 2

11.     Apa yang dimaksud dengan bisnis ?
                                   
Bisnis adalah suatu usaha yang dikerjakan perseorangan ataupun berkelompok dimana didalam usaha tersebut mempertemukan penjual dan pembeli yang saling berinteraksi secara langsung ataupun tidak. Bisnis ini dijalankan untuk mendapatkan suatu keuntungan atau laba. Dan kadang-kadang mengalami kerugian yang terjadi jika tidak dapat menjalankan bisnis tersebut dengan baik dan terencana.
Dalam ilmu ekonomi bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa inggris bussines, dari kata dasar busy yang berarti ‘sibuk’ dalam konteks individu, komunitas ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapasitas, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta. Bisnis di bentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatlkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha atau capital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata ‘bisnis’ sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya – penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sector pasar tertentu, misalnya ‘bisnis pertelevisian.’ Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian definisi ‘bisnis’ yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

http://herina-br.blogspot.com/2011/10/pengertian-bisnis-menurut-para-ahli.html
 
                                                                                                                
22.      Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruh iklim bisnis di Indonesia ?

Iklim bisnis di Indonesia di pengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :
1.       Faktor modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.

2.       Faktor SDM (sumber daya manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.

3.       Faktor ketepatan produk atau kecocokan produk
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan kensumen serta harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan biaya yang telah dikeluarkannya. Mereka juga harus memperhatikan harga pesaingnya. Konsumen tentu akan memilih produk yang harganya terjangkau namun dengan tetap mempertimbangkan kualitas produk yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan kualitas barang yang diproduksinya.

4.       Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan
masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.

5.       Faktor persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntuigan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.

6.       Faktor teknologi
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia.
Semakin maju teknologi yang di gunakan, semakin berkembang pula bisnis yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor lainnya.

7.       Faktor alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tetntu kegiatan bisnispun dapat terganggu. Misalnya adanya bencanabanjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingkungan serta jangan merusaknya.

8.       Faktor jenis bisnis
Faktor ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.

9.       Faktor kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkam peluang bagi bisnis kita dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. Misalnya kebijakan dalam menetapkan pajak.

10.   Faktor kondisi Negara
Kondisi Negara yang di maksud dapat berupa kondisi perekonomian, social politik maupun partahanan dan keamanan Negara. Kondisi Negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Misalnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.

http://bungaikasari.blogspot.com/2012/10/faktor-yang-mempengaruhi-iklim-bisnis.html


33.     Seberapa besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari-hari ?
Jika ditanya “seberapa besar bisnis berpengaruh dalam kehidupan saya ?” jawabannya pasti sangatlah besar pengaruhnya bukan hanya pada diri saya tetapi juga pada diri orang lain. Kata bisnis tentu sudah sangat kita kenal karena dimanapun kita berada pasti kita melihat bentuk-bentuk dari bisnis. Bisnis tentu saja sudah lama terjadi, proses berbisnis yaitu jual-beli. Dalam kehidupan sehari-hari sudah dapat di pastikan kita pasti mengalami proses jual bali tersebut. Bisa saja n kita menjadi si pembeli ataupun si penjual. Contoh jual beli dalam kehidupan banyak sekali ditemukan dimana saja seperti pasar, supermarket, took, mall, warung dan sebagainya. Didalam kehidupan bisnis sangat penting adanya baik dalam bidang ekonomi, bidang social, bidang budaya dan lain-lain.
            Di masyarakat, bisnis mempunyai paranan penting karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan, keinginan, dari konsumen yang beraneka ragam, sehingga masyarakat atau kensumen merasa terpuaskan. Dalam bidang ekonomi, bisnis dilakukan untuk mendapatkan uang (hal yang terpenting dalam kehidupan berbisnis). Seperti halnya suatu perusahaan yang melalukan kegiatan produksi, kemudian distribusi lalu kegiatan pemasaran yang berkinerja dengan baik dan melayani para konsumen sehingga konsumen terpuaskan, pasti suatu perusahaan itu akan mendapatkan sebuah keuntungan dan usaha terus berkembang pesat seperti yang diharapkan. Dengan begitu kebutuhan konsumen terpenuhi dan kebutuhan produsenpun terpenuhi juga. 
Dalam bidang budaya , bisnis juga dapat dilakukan untuk melestarikan budaya kita dari setiap daerah maupun Negara. Contohnya saja misalnya batik. Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah mendunia yang wajib kita lestarikan. Dengan begitu cara yang harus kita pakai dalam melestarikan batik tersebut adalah membuat pakaian batik, tetapi sekarang batik bukan hanya berupa pakaian melainkan banyak barang yang dapat diberikan sentuhan batik misalnya tas ataupun sepatu. Maka dari itu bisnis juga memerlukan adanya kreatifitas dalam persaingan berbisnis. Semakin kreatif barang yang kita buat, semakin banyak keuntungan yang kita bisa dapatkan dari bisnis ini selain bisa melestarikan budaya, bisa juga mendapatkan uang yang dapat memenuhi kebutuhan hidup kita.
Dalam bidang social bisnis dilakukan agar kita bisa menjalin interaksi dari manusia satu kemanusia lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan berbisnis.
            Bisnis tidak pernah diam. Orang yang berbisnis harus selalu dinamis, inisiatif, dan kreatif. Semua orang tertarik untuk mengetahui dan terlibat dalam kehidupan berbisnis.dan menurut saya jika tidak adanya bisnis dalam kehidupan maka kehidupan kita tidak akan berjalan dengan semestinya.

http://claudiachristi.blogspot.com/2012/10/pengaruh-bisnis-terhadap-kehidupan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar